Dengarkanlah suara si jangkrik atau belalang!

9 Juli, 2008 at 5:15 AM (Insight) (, , , , )



Grasshopper

Originally uploaded by BornJavanese

Orang-orang di negeri ini barangkali harus belajar mendengarkan bunyi belalang di siang hari, atau bunyi jangkrik di malam hari. Agak susah memang, karena binatang-binantang itu baru terdengar bunyinya saat alam semesta menyuarakan keheningan… Suara gaduh, apalagi dari ulah manusia, akan membungkam mereka.

“Krik…krik…krik…” begitulah bunyinya dalam keheningan. Itu pun bila orang berniat mencermati bunyi itu di antara bebunyian lain dalam gaung semesta ini.

Aku suka akan dongeng tentang Pinocchio (Carlo Collodi) yang secara bagus menampilkan si binatang kecil jangkrik bernama Jiminy. Dia berperan sebagai teman petualangan si boneka kayu bikinan Dr. Gepetto itu ke manapun dia pergi. Bahkan lebih dari itu, seoalah si jangkrik ‘usil’ itu hadir sebagai pembimbing, pamomong atau… suara hati yang mendampingi proses transformasi Pinocchio dari boneka kayu sampai menjadi seorang bocah sungguhan yang berdarah dan berdaging!

“A tiny cricket like you, what great truth can you tell me?”
“That is a very narrow view.”
“How so?”
“Truth and wisdom can be found in the most unexpected of places to open ears and eyes.”

Kebenaran dan kebijaksanaan dapat dijumpai bahkan di tempat-tempat yang paling tak terduga sehingga siapa pun harus membuka mata dan telinganya!

Suara hati memang membuat hati risih dan tidak nyaman. Namun bila suara itu didengar dalam keheningan dia akan menyampaikan kebenaran dan kebijaksanaan yang menerangi langkah hidup, bak lentera kecil di tengah kegelapan. Efeknya bisa menciptakan hati yang damai namun penuh tekad ketetapan dan ketegaran. Ada pegangan dalam setiap langkah, bahkan pada saat menghadapi situasi dilematis sekalipun. Tanpa itu, kegelapan akan menampakkan kekuatannya sebagai kegelapan! Dan orang yang berjalan dalam kegelapan hanya akan tersandung-sandung, menabrak-nabrak ini itu, lagipula dia tidak akan tahu saat ini telah berada di mana atau ke arah mana dia akan melangkah!

Dengarkanlah suara jangkrik di malam hari, atau belalang di siang hari. Keheningan betul-betul terasa indah dan damai… Suara binatang-binatang itu bukan lagi terdengar risih, tetapi menjadi simponi merdu membelai jiwa.

Temukanlah suara jangkrik Anda sendiri… [skd]

9 Komentar

  1. jarwo said,

    Ada lagu Waljinah ‘JANGKRIK, GENGGONG, JANGKRIK GENGONG; WANI NGLIRIK WEDI UWONG………”
    suara jangkrik adalah suara alam. adalah sebuah harmoni. kalau ada harmoni dari dalam, maka tak perlu polisi anti huru-hara, tak perlu ada eksekusi pelaku bom bali. Ada asap, pasti ada api. Harmoni, atau apapun namanya…..damai, sejahtrera, suka cita….. adalah wajah dari hati yang tersembunyi.
    gitu aja, ah. gajah diblangkoni; cocot obah ning ora nglakoni

  2. Kandar Ag. said,

    # Jarwo:
    Hahahahahaha……… piye kabarmu, Cot? Eh…Wo?

    Eh, lagune “Jangkrik Genggong” bisa didownload saka blog-ku lho! Klik kene!

  3. sigid said,

    Mas, saya lama ndak ke sini je …😀
    He he, mas kandar selalu bisa memetik kebijaksanaan dari alam
    Kadi seperti “natural wisdom” nya mas kandar:mrgreen:

  4. Kandar Ag. said,

    # Sigid:

    Aku juga dah lama ga ngisi blog ini…sampai kapiran!
    Eh, di antara gambar-gambar di Demotivator itu, aku paling suka yang gambarnya jaran ngendhus bokong jaran! Sumprit!:mrgreen:

  5. kabarihari said,

    wah..sepertinya saya juga sudah terhanyut dalam bising dunia, lama sekali tak mendengarkan “suara jangkrik” saya..

    Untung mas Kandar sempet mampir di blog saya, jadi saya bisa berkunjung dan menemuka setitik kebijaksaan..

    *saya sering mampir (dikasih tau mas Sigid) cm blm brani berkomentar kemarin-kemarin😀

  6. Kandar Ag. said,

    # Kabarihari:

    Selamat datang di blog jangkri ini, Mas Kabarihari!🙂
    Terima kasih sudah ninggalin komentar….akhirnya… hehehe….

    Eh, deketan ama Mas Sigid ya? Leo Agung?

  7. *hari said,

    njih mas Kandar, akhirnya😀
    Kadang sering jg ngunjungi blog yg di blogspot.

    Soal mas Sigid, saya sering ngobrol sm mas Sigid via YM! blom pernah ketemu langsung, yg saya dengar njenengan juga FraterTelo, tempat tinggalnya berdekatan njih? yen Leo Agung itu sinten njih mas?😀

  8. Kandar Ag. said,

    #Hari:

    Iya… saya deketan sama FraterTelo…malah sak kantor🙂
    Trus Leo Agung itu gedung greja deketnya Mas Sigid yang di pinggir Kalimalang. Hehehe… panjenengan ki nang Bekasi ya?

    Saya sendiri juga belum pernah temu darat dengan Mas Sigid, janjian ning mesthi ketlisiban terus…. (hehehe…janjiane mung sepisan dhink!)

  9. nancy said,

    indah sekali tulisan ini, aku suka perenungannya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: