Terpujilah engkau para wanita!

21 Januari, 2008 at 5:40 AM (Insight, Puisi, Reflection, Spiritualitas) (, , , , , , , , , )

Ini juga copy-paste dari blog saya yang laen! (Byuuuuh… soalnya lagi cunthel ini kepala akhir-akhir ini!) Kali ini tentang para permpuan yang dipuji oleh mendiang Paus Yohanes Paulus II dalam puisinya “Letter to Woman” – 1995.

Beberapa waktu lalu saya memutar DVD musik dari Andrea Bocelli, “Credo“, featuring mendiang Poaus Yohanes Paulus II, yang di-launching oleh SUGAR. Hati saya tersentuh ketika sampai pada satu bagian mengenai perempuan menurut pandangan Sang Paus. Lalu saya transkrip bagian itu dan inilah hasilnya:

“Thanks to you, woman-mother,
for making yourself the womb of the human being.

Thanks to you, woman-bride,
for irrevocably sharing your doom with that of your man.

Thanks to you, woman-daughter and woman-sister,
for bringing into the family nucleus and then into the whole of social life
the richness of your sensibility and your insight.

Thanks to you, woman-worker,
engaged in every aspect of life, in the societies, in the economies,
in culture, arts and politics as well,
and for your contribution in working out a culture capable of mixing sense and sensibility
and in conceiving life as always open to a sense of “mystery”.

Thanks to you, consecrated woman.
Thanks to you for the simple fact of being woman!”

Kapan ya…ada puisi setara dengan itu tentang laki-laki? Ada yang tahu? ***

5 Komentar

  1. Justin said,

    kayaknya see, sampe kiamat pun ga bakalan ada..he..he. kacian ya laki2 jarang2 ada yang muji😦
    tp biar gimana pun wanita ada di dunia ini kan karna laki2 juga..~_*
    Thanks to you man…..

  2. FraterTelo said,

    Thanks to you my woman. Aku orang yang jarang memuji wanita. Bahkan wanitaku sendiri bilang kalau aku tidak romantis.
    Namun, memang, karena wanita juga ada karya keselamatan. Katanya “dosa” awalnya dari wanita, dan “keselamatan” juga ada peran wanita.
    weh…

  3. nancy said,

    aduh teduhnya membaca dua postingan terakhir ini, terutama yang ttg wanita ini. Oya, aku tahu, ini tanda pujian pada istri tercinta ya??

    Mas Kandar, aku nggak ngeh kl dikau baru merried Des lalu pdhl udah liat fotonya, sorry.
    Belon telat kan utk ucapin selamat mengarungi mahligai rumah tangga.

    Welcome to the board, ,man🙂

  4. Agatho said,

    Mo….sekaranglah jadi romo beneran… semoga bahteramu penuh dengan kebahagiaan dalam arungi kehidupan nyata… wanita..diplesetke…ke want..itu seperti objek yang dinginkan dan saya lebih cenderung suka menyebut perempuan..ibuku…bojoku..memang sering saya rasakan sebagai empu yang dengan sabar dan tekun mengingatkan mempertontonkan Keris (baca”Kritus”) dalam kehidupan saya..dan akhirnya selalu menguatkan saya dalam mengarungi kehidupan ini. Sekali lagi selamat ya Mo…

  5. dadang said,

    Ndar,
    Merdeka!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: