Penciptaan~Pergulatan – Puisi Peziarah Cinta

27 September, 2007 at 5:31 AM (Cinta, Insight, Pergulatan, Peziarahan, Puisi, Reflection, Spiritualitas)

PenciptaanTak kusangka
cinta telah mengajakku bergulat
bertengkar dan berargumentasi

Karena cinta, terjadilah pertengkaran:
antara rasa dan pikir
antara membela dan mengkritik
antara tabu dan ingin tahu
antara ingin terikat dan ingin bebas
antara menerima dan menolak
antara lingkup pribadi dan lingkup massa
antara ke-sendiri-an dan ke-bersama-an
antara yang subyektif dan yang obyektif
antara suaraku dan suara mereka
antara yang membuat gelisah dan yang membuat damai
antara hakikat manusia dan atribut status
antara kodrat dan tradisi

(Betapa berat kedua-duanya
Aku sampai tidak tahu:
Hati nurani berpihak kepada siapa?
Jangan-jangan – ini yang kutakutkan:
Hati nurani mati!
Apakah ini kerugianku
bahwa aku sampai tidak tahu?
Apakah egoismeku mematikan hati nuraniku?
Sangat menyedihkan bila cinta itu egois!)

Cinta itu benih pertengkaran
tentang yang membuat malu dan yang membuat bangga
tentang dosa dan rahmat
tentang makian dan sanjungan
tentang setan penggoda dan malaikat peneguh
tentang apa-siapa yang harus dibela
tentang untuk apa harus dibela
tentang bagaimana harus membela

Aku seperti diadu!
Aku kadang diam tegang karena menunggu
kadang garang karena merasa berkuasa
kadang majenun karena tak dihirau lawan
kadang puas karena lawan berdamai
kadang tersenyum tertawa karena kucing-kucingan
kadang tergeletak lemas kelelahan
kadang putus asa karena kalah
kadang bangkit karena seberkas harapan
kadang menangis kesakitan
kadang gembira karena Dia di pihakku
kadang sedih karena Dia di pihak lawanku

Mungkin kau bertanya:
Apa yang kaudapat dari pertengkaran itu?
Apa jadinya kau nanti setelah pergulatan itu?
Kapankah akan selesai pertempuran ini?

Aku tetap ingin mengatakan:
Bukan kesia-siaan!
meski mungkin aku akan lelah
tetapi aku tetap berpengharapan
akan damai dan bahagia di hatiku
setelah pertempuran ini

Selesailah pertempuran bila sudah tiba saatnya
yakni bila aku sudah tidak berdaya lagi
bila sudah tidak ada ruang dan waktu lagi
bahkan untuk tersudut sekalipun
untuk sekedar membela cinta di pojok hatiku

Selesailah bila cintaku terwujud
bila cinta kita
mengagungkanmu dan mengagungkanku

Kau mungkin menilaiku keras kepala
dan membuat repot diri sendiri
Sebetulnya aku pun tidak serba nyaman
dengan sikapku itu
Tetapi aku tetap akan gelisah
bila tidak keras kepala karena cinta

Sebab aku yakin:
Begitu cinta itu mati
Penciptaan diriku berhenti

Aku menghormatimu!Aku hanya berharap:
Oleh pertengkaran dan pergulatan itu
diriku tercipta semakin indah berbentuk
cintaku menjadi bernilai
dan aku semakin menghormatimu

Kandar Ag. – Mlati, 28 Juni 2002

14 Komentar

  1. meiy said,

    wah puisinya dalam
    kalau cinta berhenti kita mati?

    makasih ya sudah komen di blog puisiku, salam kenal!

    http://putirenobaiak.ebloggy.com/

  2. fajar said,

    wow, wew n wuihh… ueddan, salut..!! gila bagus bgt, hehee.. admin, blh y dicontek dikit spenggal kata2’a, pliss… yah yah yahh.. mksh😀

  3. Kandar Ag. said,

    @ meiy:
    Hehehe… ya kira-kira begitulah penafsiranku, Mbak.
    Tanggalkan cinta dari kamus hidup! trusss… apa yang terjadi?😉

    @ fajar:
    Boleh…boleh… silakan, dengan senang hati…
    BTW tengkyu udah mampir di sini.

    God bless you and family!

  4. wisnu said,

    wew salut gw m lo, gw mo nyontek yo, hehehehe, dikit ^_^V

  5. Kandar Ag. said,

    @wisnu:
    Silakan… dengan senang hati. Semoga diberkati dalam cinta! Hehehe…🙂

  6. kee said,

    uhuy… cinta nich ye……..

  7. Kandar Ag. said,

    Uhuy… Mbak Yukee datang ke sini! Dari Hongkong lagi, hehehe… moga-moga seneng baca puisiku yang puanjiiiing itu.

  8. Khot A. Bin said,

    buat gue, cinta itu indah asal kita tau gimana cara kita mengekspresikan cinta itu bukan dengan cara yng salah.

  9. asep mulyadi said,

    wakakakk :))…..kaga ikut ikutan dah !!=))

  10. Master said,

    Berdamai karena cinta…
    Berantem?
    Expressi cinta kah?
    Sptnya, hanya Apologia…

    Puisinya menarik… ^_^

  11. icha said,

    nas, kata2 ny bagus bgd..
    d pinjem yaa ..
    makasii ^^

  12. Kandar Ag. said,

    @icha: boleeeeeh…. silakan…. moga2 seneng…🙂

  13. eche as said,

    uh,,,mantap,,,mba,,,,,,karanganx,,,berarti cinta itu seperti virus,,,,,,,,,,yang berarti virus cinta,,,,,,

  14. soezan said,

    puisi yg bagus…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: